Cara Mengatasi Kecanduan Kopi

Apakah anda termasuk orang yang Kecanduan Kopi ? atau anda juga termasuk orang yang Sakit Kepala atau Pusing karena Tidak Minum Kopi ? Anda tentu tahu bahwa dampak negatif dari Kecanduan kafein Kopi adalah kecemasan, sakit perut, hingga mood yang tinggi, serta menurunkan waktu tidur. Dampak lainnya termasuk sakit kepala, kelelahan, dan sakit yang gejalanya mirip flu. Caffeine-use disorder, atau gangguan kafein, ditandai dengan ketergantungan pada penggunaan kafein yang parah. Lalu bagaimana Cara Mengatasi Kecanduan Kopi ?

Simak penjelasan Cara Mengatasi Kecanduan Kopi berikut :

Studi kecil menemukan bahwa terapi bicara atau terapi kognitif dan pendampingan bisa membantu seseorang keluar dari kecanduan kafein. Terapi ini dilaporkan bisa menurunkan pemakaian kafein secara drastis. Para peneliti menemukan bahwa sesi terapi bicara selama satu jam adalah 'strategi pengurangan' yang menolong pasien mengurangi konsumsi zat tersebut sebanyak 75 persen.

Selayaknya terapi perilaku kognitif, terapi bicara membantu pasien dengan membuat mereka memahami, mengenali, dan mengubah pikiran irasional mereka agar menekan asupan kafein. Saat ini cognitive-behavioural therapy yang lazim digunakan mengatasi penyakit kecemasan, digunakan juga untuk membantu mengurangi asupan kafein secara drastis.



Cara Mengatasi Kecanduan Kopi


Pengobatan itu terdiri dari terapi bersama konselor terlatih dan pasien diberi buklet terapi yang dibawa pulang. Seperti terapi ketergantungan obat, pasien mengikuti program pengurangan kafein.

Program terapi berupa pendampingan dengan seorang terapis dan pasien diminta untuk mengikuti program pengurangan kafein secara bertahap. Konsumsi kafein dikurangi setiap pekan selama lima minggu untuk mengurangi gejala ketergantungan yang tak menyenangkan dengan progres tercatat dalam buku harian.

Dalam penelitian yang melibatkan 67 pasien tersebut, tim peneliti menemukan bahwa 77 persen pasien dapat menurunkan kadar kafein yang mereka konsumsi. Mereka diketahui berhasil mengurangi asupan kafein hingga di bawah 200 miligram per hari, yang setara dua cangkir kopi instan. Padahal di masa awal penelitian, rata-rata pasien mengonsumsi hingga 670 miligram per hari.

Lebih dari tiga perempat mengurangi konsumsi kopi di bawah 200 mg sehari, setara dengan dua mug kopi instan.

Di awal studi yang merupakan satu dari percobaan modifikasi kafein terkontrol terbesar, pasien mengonsumsi rata-rata sekitar 670 mg sehari. Dalam mengonsumsi kafein, para ahli menyarankan konsumsi kafein tidak lebih dari 400 miligram untuk orang dewasa. 

Bagaimana apakah anda tertarik ikut terapi bicara atau terapi kognitif dan pendampingan untuk mengatasi Kecanduan Kopi ?
Cara Mengatasi Kecanduan Kopi | Mimin Bahenol | 5