Kanker Serviks - Gejala dan Pencegahan

Kanker Serviks - Gejala dan Pencegahan - Kanker Serviks merupakan kanker yang menyerang leher rahim. Kanker yang satu ini tidak bisa dianggap enteng, sebab jumlah pengidapnya cukup banyak di Indonesia. Ada banyak kelompok kanker yang bisa diidap oleh perempuan.

Virus Human Papilloma menjadi penyebab terbesar kanker serviks. Sementara gaya hidup tidak menjadi faktor penyebab, melainkan faktor resiko. Seperti orang yang berhubungan seks terlalu dini, misalnya dibawah 17 tahun, kemudian mempunyai anak yang banyak bisa tiga empat, merokok, gonta ganti pasangan seks. Ini sangat beresiko. Sementara itu, siklus menstruasi yang tidak teratur tidak bisa dikorelasikan dengan kanker serviks. Tetapi ini menginformasikan ada gangguan haid. Disisi lain mungkin saja keluhan tersebut mengarah pada kanker serviks.

Penularan kanker yang disebabkan virus HPV (human papilloma virus) umum terjadi melalui kontak seksual. Pap smear dapat dilakukan setiap tiga tahun sekali bagi wanita yang sudah berhubungan seksual.

Namun, selain infeksi HPV ada faktor risiko lain yang terlibat dalam proses karsinogenik (perkembangan menjadi kanker) seperti keturunan, status imunologi, sexual behaviour, multiple partner (berganti-ganti pasangan), dan usia yang masih sangat muda sudah mulai melakukan hubungan seksual.

Virus HPV umumnya menular dari hubungan seksual, sehingga vaksin ini sebaiknya diberikan kepada mereka yang belum pernah berhubungan seksual. Dengan diberikan vaksin, diharapkan kanker serviks dapat dicegah.



Kanker Serviks - Gejala dan Pencegahan

Baca Juga : Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia

Pencegahan Kanker Serviks

Pencegahan terjadinya kanker serviks, bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu :

1. Cara Primer 

Cara Primer itu dilakukan sebelum terinfeksi faktor penyebab. Pencegahannya dengan pemberian vaksin. Vaksinnya bisa didapat di rumah sakit.

2. Cara Sekunder

Cara Primer itu dilakukan dengan pap smear, iba, dan cara screening atau dengan metode lainnya.

Sebelum vaksin pastikan kondisi tubuh. Apakah sudah terinfeksi virus penyebab kanker serviks atau belum. Makanya pemeriksaan harus dilakukan di tenaga kesehatan yang tepat.

Untuk anak-anak, vaksin bivalent dianjurkan. Pemberian vaksin ini dilakukan tiga kali, yaitu pada bulan ke-0 atau saat disuntikkan, bulan pertama, dan bulan keenam. Vaksin ini bisa mencegah virus HPV tipe 16 dan 18. Selain anak-anak, orang dewasa juga boleh melakukan vaksin.

Itulah Kanker Serviks - Gejala dan Pencegahan, semoga bermanfaat buat anda.
Kanker Serviks - Gejala dan Pencegahan | Mimin Bahenol | 5