Tidur Berlebihan Percepat Kematian

Apakah Tidur Berlebihan berdampak Bagi Kesehatan ? Sesuatu yang berlebihan memang terbukti tidak baik. Meski hanya duduk dan tidur, yang kerap diasumsikan dengan istirahat, ternyata juga tidak baik jika terlalu sering dilakukan.

Sebuah studi terbaru menyimpulkan jika terlalu banyak tidur, duduk atau tidak beraktivitas bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Bahkan para peneliti mengatakan jika terlalu banyak duduk dan tidur bisa memicu kematian dini. Peneliti dari The University of Sydney baru-baru ini menemukan bahwa tidur lebih dari 9 jam dapat mempercepat kematian. Hal yang sama juga berlaku bagi orang yang duduk lebih dari 7 jam per harinya dan olahraga kurang dari 150 menit per minggunya.

Menurut Ding, penelitian yang diberi nama '45 and Up' itu melibatkan ratusan ribu orang berusia di atas 45 tahun. Mereka diteliti berdasarkan perilaku hidup tak sehat sehari-hari, tidak terlalu banyak berolahraga, terlalu banyak duduk dan menghabiskan waktu dengan tidur, atau memiliki waktu tidur lebih dari 9 jam sehari.

Dalam studinya, peneliti memperhatikan gaya hidup 231 orang Australia yang berada di usia 45 tahun ke atas, dimana mereka menemukan bahwa umur kematian peserta juga semakin meningkat karena faktor merokok, minuman beralkohol, diet tinggi lemak dan kegiatan fisik lain.

Penemuan tentang meningkatnya risiko mempercepat umur kematian karena kebiasaan tidur yang terlalu lama ini semakin meningkat di usia 45 tahun dikarenakan kombinasi durasi tidur yang berlebihan dan kurangnya olahraga.

Ilmuan juga telah menemukan bahwa tidur berlebihan sama berisikonya dengan kurang tidur bagi kesehatan. Membiasakan tidur dengan waktu berlebihan juga bisa berdampak pada komplikasi kesehatan fisik dan mental, karena ritme sirkadian atau jam bilologis kita yang berantakan.

Setelah tidur berlebihan kita biasanya akan merasa lesu, lelah, bahkan kantuk karena siklus tidur yang sudah kacau, persis seperti saat kita terkena jet lag. Orang-orang yang kesiangan dapat mengalami sejumlah efek samping karena tubuh mereka berjuang untuk mensinkronisasikan waktu yang tepat.

Tidur terlalu lama bisa berdampak buruk untuk kesehatan Anda, seperti membuat tubuh mudah lelah. Lalu, bagaimana agar Anda terhindar dari kebiasaan buruk tersebut?

Orang-orang yang terbiasa tidur berlebihan dan bangun kesiangan bisa menderita hipersomnia. Orang-orang ini sering merasa lelah sepanjang hari, bahkan setelah tidur malam penuh. Kelelahan yang tidak tertangani akan memaksa mereka untuk tidur siang pada waktu yang tidak tepat.

Hal ini juga menyebabkan sejumlah efek samping, termasuk kecemasan, iritabilitas, kekurangan energi, kehilangan nafsu makan, dan kehilangan memori.




Tidur Berlebihan Percepat Kematian


Berikut cara agar Anda tidak tidur berlebihan :

1. Hati-Hati Efek Samping Obat

Penggunaan obat-obatan berpengaruh terhadap kualitas tidur anda. Bila Anda sedang menjalani pengobatan, konsultasikan efek samping dari penggunaan obat tersebut dengan dokter Anda.

2. Paparan Cahaya Matahari

Paparan cahaya dan kegelapan berpengaruh bagi ritme sirkadian atau jam biologis alami kita. Bawalah diri Anda keluar agar mendapatkan sinar matahari pagi, atau tidur di tempat di mana cahaya pagi bisa menyinari Anda dan menjadi jam alarm sekunder Anda.

3. Alarm Sebelum Tidur

Letakkan alarm jauh dari jangkauan tangan Anda. Dengan demikian, Anda akan terdorong untuk bergerak dan ini akan otomatis memberi ledakan energi. Walau tampak sepele, ini bisa berguna bagi Anda yang mudah dibangunkan dengan suara berisik alarm. 

4. Tidur Dengan Tertib

Yang paling penting adalah membangun jadwal tidur yang tepat dan menaatinya. Disiplin dalam mengatur jadwal tidur adalah hal yang paling penting dalam merencanakan untuk jadwal tidur hari berikutnya.

Itulah Informasi mengenai Tidur Berlebihan Percepat Kematian, semoga bermanfaat buat anda. 
Tidur Berlebihan Percepat Kematian | Mimin Bahenol | 5