Deteksi Kista Ovarium Dengan Pembalut

Kista endometriosis atau kista ovarium adalah hal yang ditakutkan banyak perempuan karena memicu infertilitas. Bila selama ini endometriosis dideteksi dengan alat ultrasonografi (USG), kini perempuan bisa mengecek hal tersebut hanya dengan pemeriksaan darah haid lewat pembalut bekas.

Dengan mengumpulkan darah menstruasi yang ada di pembalut bekas, dokter bisa mendiagnosis ada tidaknya endometriosis atau kista cokelat pada pasien tersebut.

Menstruasi atau haid merupakan proses normal yang dialami wanita. Meski begitu, volume darah, warna, hingga kandungan dalam darah pun ternyata berbeda-beda pada tiap wanita.

Endometriosis adalah keadaan terdapatnya jaringan dinding rahim (endometrium) di tempat tidak semestinya. Lokasi endometriosis seringkali ditemukan pada indung telur, saluran telur, dan lapisan dalam perut. Salah satu gejalanya yakni nyeri panggul kronik terutama menjelang dan saat haid.



Deteksi Kista Ovarium Dengan Pembalut


Endometriosis atau kista cokelat dapat ditemukan pada wanita yang telah memasuki masa pubertas atau sejak usia 12 tahun. Adanya endometriosis sangat dipengaruhi oleh hormon wanita.

Dokter akan meminta pasien mengumpulkan pembalut berisi darah menstruasinya. Lalu diambil darah haid dalam jumlah cukup dan dilakukan isolasi darah untuk kemudian dilihat hasilnya. Hasil diagnosis bisa terlihat dalam kurun waktu satu minggu.

Jika sudah diketahui adanya kista endometriosis, pengobatan tergantung pada pasien. Jika keluhannya nyeri akan diberikan obat. Namun jika ingin hamil akan dibuatkan program kehamilan.

Itulah cara Deteksi Kista Ovarium Dengan Pembalut, semoga bermanfaat buat anda.
Deteksi Kista Ovarium Dengan Pembalut | Mimin Bahenol | 5