Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia

Diet Tinggi Lemak tapi rendah karbohidrat atau ketogenik, bagus untuk penderita skizofrenia. Diet ini mungkin berisi makanan berlemak tinggi seperti mentega dan keju.
Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia - Para peneliti di James Cook University (JCU) di Australia telah menemukan bahwa makanan yang tinggi lemak namun rendah karbohidrat (Diet Ketogenik), bisa membantu pengobatan Skizofrenia. Penelitian tersebut mengatakan bahwa Diet Tinggi Lemak tapi rendah karbohidrat atau ketogenik, bagus untuk penderita skizofrenia. Diet ini mungkin berisi makanan berlemak tinggi seperti mentega dan keju. 

Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang bisa menyerang satu dari setiap seratus orang di dunia ini. Sayangnya, hingga kini belum ada obat yang secara permanen bisa mengatasi gangguan ini. Sementara obat yang digunakan untuk mengobati penderita skizofrenia dikatakan memiliki efek samping seperti meningkatkan risiko masalah jantung, obesitas dan gangguan gerakan. 

Profesor dari James Cook University, Zoltan Sarnyai mengatakan, diet ini membuat struktur otak penderita gangguan jiwa lebih baik. Hal ini pernah ia temukan saat uji pada tikus.

Diet Tinggi Lemak atau Diet Ketogenik diyakini mampu menyediakan sumber energi alternatif dalam bentuk yang disebut keton tubuh. Diet ini juga diketahui dapat membantu lemak menghindari jalur energi sel abnormal fungsi pada otak penderita skizofrenia.

Temuan ini sendiri sebelumnya telah diujicoba dengan menggunakan Tikus. Dalam percobaannya, para peneliti menemukan bahwa tikus yang mengkomsumsi makanan yang tinggi lemak namun rendah karbohidrat, mengalami pengurangan masalah skizofrenia. Tim peneliti juga menemukan tikus dengan diet ketogenik beratnya berkurang dan memiliki kadar gula darah lebih rendah dibandingkan tikus yang menjalani diet normal.




Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia


Diet Tinggi Lemak atau Diet ketogenik telah lama digunakan untuk mengontrol epilepsi pada anak-anak. Para penggemar kebugaran juga lebih memilih diet ini untuk tujuan penurunan berat badan. 

Pertanyaannya, bagaimana diet ini bekerja? Para ahli menjelaskan diet ini memberikan sumber energi alternatif (keton-badan). Selain itu, diet kaya lemak juga dapat meminimalkan fungsi otak abnormal pada penderita skizofrenia. 

Dengan mengonsumsi diet ketogenik tubuh akan dipicu membakar keton untuk memenuhi kebutuhan energi dasar. Bahkan, orang yang diet seperti mendapat energinya dari lemak. Dan entah bagaimana, diet ini dikatakan bisa meredakan gejala skizofrenia.

Belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini. Ada beberapa obat yang digunakan untuk meringankan Skizofrenia, namun obat-obat tersebut dapat menghasilkan efek samping seperti gangguan gerakan, berat badan dan penyakit kardiovaskular.

Sangat sedikit yang diketahui tentang bagaimana tepatnya gangguan mental bernama skizofrenia. Dan hingga ini para ilmuwan terus melakukan percobaan untuk menemukan obat yang bisa secara permanen mengobati penyakit mental. Itulah sebabnya peneliti terus mengawasi pola diet yang dapat setidaknya membantu mengontrol beberapa gejala masalah psikologis. 

Rencananya, para peneliti akan menguji temuan mereka pada hewan lain untuk mengeksplorasi uji klinis kepada manusia. 

Itulah Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia, semoga bermanfaat buat anda.
Diet Tinggi Lemak Bantu Penderita Skizofrenia | Mimin Bahenol | 5