Perokok Pasif Sebabkan Mandul dan Menopause

Perokok Pasif Sebabkan Mandul dan Menopause - Tren merokok di Indonesia saat ini terus meningkat dan data dari Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia 2014 menunjukkan bahwa sebanyak 20 persen anak sekolah merokok. Data dari Survei Sosial Ekonomi 2004 bahkan menyebut terjadi peningkatan perokok tertinggi di usia 15-19 tahun sepanjang 1995-2004 sebanyak 144 persen.

Rokok, baik itu orang yang melakukannya atau orang yang terkena asap rokok, sama-sama memiliki dampak kesehatan yang serius. Seperti informasi yang beredar di masyarakat menyatakan bahwa perokok pasif lebih berbahaya dibandingkan dengan perokok aktif.

Selain informasi tentang bahayanya perokok pasif dan aktif bagi kesehatan, penelitian terbaru menyatakan bahwa rokok atau terkena paparan asap rokok dapat menyebabkan kemandulan dan menopause dini. Wanita yang terkena asap rokok lebih cenderung memiliki masalah sulit hamil dan menopause sebelum usia 50 tahun. Wanita yang merokok berlebihan, memiliki kesempatan lebih tinggi setidaknya 1-2 tahun sebelum menopause dibandingkan dengan bukan perokok dan bukan perokok pasif, risiko tampaknya tinggi pada perokok dan perokok pasif. 

Ketika pada ahli kesehatan mencoba untuk mempelajari hubungan antara kesehatan perempuan dan merokok (baik aktif maupun pasif), mereka menemukan bahwa perempuan harus menjauhi dari segala macam rokok karena alasan kesehatan.

Masalah dengan tembakau adalah racun yang terkandung di dalamnya memengaruhi sistem reproduksi pada berbagai tingkatan. Selain itu, menurut penelitian ini, tembakau juga mengganggu aktivitas hormon dalam tubuh.



Perokok Pasif Sebabkan Mandul dan Menopause 


Analisis data sebanyak 88.732 wanita Amerika Serikat yang terdaftar di Kesehatan Wanita Initiative Observasional antara tahun 1993 dan 1998, ketika mereka berusia antara 50 dan 79 tahun.

Berdasarkan kuesioner, sekitar 15 persen wanita perokok pasif mengalami infertilitas atau ketidakmampuan hamil setidaknya selama satu tahun. Sekitar 45 persen mengalami menopause dini yang terjadi sebelum usia 50.

Bagi perokok aktif, 14 persen lebih mungkin mengalami infertilitas dan 26 persen mengalami menopause dini. Wanita yang merokok memasuki masa menopause sekitar dua tahun lebih awal dari wanita yang tidak merokok.

Para ahli kesehatan juga terkejut, ketika melihat wanita yang perokok berat dapat terjadi menopause hampir dua tahun sebelumnya. Dan, ketika wanita merokok lebih dari dua bungkus sehari, mereka mengalami menopause hampir 18 bulan sebelum usia sebenarnya.

Penelitian ini juga tidak bisa mengatakan apa yang mendasari hubungan antara paparan asap dan infertilitas dan menopause dini. Tapi penelitian lain menunjukkan bahwa paparan asap rokok dapat mempengaruhi tingkat hormon.

Jadi, sekarang kita memiliki alasan lain yang baik untuk mengucapkan selamat tinggal kepada racun. Itulah Informasi mengenai Perokok Pasif Sebabkan Mandul dan Menopause, semoga bermanfaat buat anda.
Perokok Pasif Sebabkan Mandul dan Menopause | Mimin Bahenol | 5